Menyapa November

-Selamat datang November, selamat membaui hujan –

——-
November, terlalu terburu-buru kah kau datang? Aku masih larut pada yang terlewat. Ah, pagi hari pertamamu aku sapa dengan sempurna … Selamat datang, , ,
——-
Beberapa kertas sangat berserakan, tercecer tak karuan, beberapa catatan terlihat tak beraturan .. November, mungkin kau datang untuk merapikannya ..
——-
Ada yang harus diselesaikan, ada yang harus ditunda… menyelesaikan atau menundakan kah kau sengaja hadir?
——-
November, aku tahu, beberapa doa penting pasti dikabulkan ..
——-
I can see you if you were not with me, I can say to my self if you were okay ..
——-
Kepada yang selalu baik-baik saja, semoga November semakin bahagia ..
——-
Kepada cerita-cerita lalu, semoga menjadi apapun kalian ingin menjadi ..
——-
Kepada hati, yang padanya beberapa waktu berlalu, berlarilah sejauh kakimu ingin ..
——-
Kepada mata, yang beberapa pelangi pernah datang, mengertilah seberapa besar kamu harus mengerti ..
——-
Kepada tinta, yang goretannya menyisakan getir, tidak ada yang perlu dikhawatirkan .. tetaplah seperti itu ..
——-
Kepada tawa, yang mendamaikan suasana, terimakasih telah hadir dan menawarkan banyak kepahitan …
——-
Kepada yang berubah, tidak perlu menjelaskan, pemahaman tidak selalu dibarengi pengertian ..
——-
Kepada malam, yang kadang menusuk kenangan, bersahabatlah sayang …
——-
Kepada pagi, yang terbata-bata aku eja, hemmmm .. semoga kamu membuai apa yang bisa terbuai …
——-
Kepada siang, yang sering datang dan pergi tanpa rasa, jangan memburu, aku tak ingin terburu-buru …
——-
Kepada senja, yang tak pernah bisa kuikat, bisakah beberapa kisah diulang???
——-
Kepada yang terlupa, tidak ada yang sengaja dengan lupa, semua terjadi dengan tiba-tiba …
——-
Kepada luka, yang entahlah, mari kita menjadi akrab ..
——-
Kepada hatiku, yang di sana bertumpuk berjuta kisah, jadilah kotak yang menyimpan apa pun yang harus disimpan ..
——-
Kepada, ah, kepada semuanya … berbahagialah, menjadilah kalian apapun, menjadilah kamu bagaimana pun, menjadilah dia siapapun, menjadilah tanpa harus menengok kemana pun …
——-
-November, peluklah aku-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s