Takut

Pernahkah kamu merasa takut? Takut sampai rasanya tulang-tulangmu lemas, sampai rasanya kamu tak bisa bernafas dengan benar, sampai rasanya kamu menyalahkan semua keadaan, sampai rasanya kamu ingin mati detik itu juga. Pernahkah? AKu pernah, sekali dan tak akan terulang!
Aku pernah begitu takut, ingat sekali aku pada hari itu. Hari di mana aku menjadi begitu lemah, ambruk semua benteng pertahananku. Aku ketakutan, jauh lebih menyedihkan dari anak kecil yang takut dimarai ibunya karena ketahuan merokok, jauh lebih takut daripada menanti hasil kelulusan, jauh lebih takut dari apa rasa takut yang pernah ku bayangkan sebelumnya. Dan takut yang menyedihkan, karena semua terjadi begitu saja, tanpa ada persiapan, tanpa aku merasa melakukan kesalahan, tanpa Tuhan beri aba-aba padaku untuk setidaknya bersiap diri. Aku pernah, pernah begitu merasa takut.
Tahukah kamu kapan itu? Coba pikir ulang-ulang karena kamu pasti tahu. Rasa takut yang menderaku itu tentu sangat kamu kenal, sangat kamu pahami dan sangat kamu resapi. Rasa takut yang berasal darimu! Menggelayut manja pada batinku, pernah begitu. Tak ingatkah kamu?
Kamu tidak ingat???
-Ketika kamu mencintainya.

Iklan