Tutur Pagi

selamat pagi ….
selamat pagii semua yang menjadi unsur-unsur pagi ini …

hemmm .. pagi yang bagaimana ini? aku menjadi begitu melankoli ..
Tuhan telah menciptakan manusia dengan berbagai kehidupan mereka sendiri-sendiri. Tuhan telah begitu adil memilihkanku berbagai macam keindahan, dan Tuhan telah sangat begitu adil memilihkanku berbagai penderitaan …

Tuhan tahu, jauh jauh jauuuh lebih besar dari yang tidak aku tahu .. hanya sering aku kurang sabar .. Tuhan tahu, sangat sangat sangat teramat tahu bagaimana harusnya aku … hanya sering aku tidak sabar …

Aku baik-baik saja, jauh lebih dari baik-baik saja .. cuma beberapa waktu lalu menjadi begitu egois pada diri sendiri. Manusia memang begitu kadangkala bukan? merasa hidupnya paling penting, tak mau mengaca pada waktu ..aku begitu beberapa waktu lalu.. tapi tidak sejak pagi ini …
ada yang harus berlalu, diyakini, kemudian dibiarkan berkembang sendiri ..
ada yang harus dilewati, ditangisi, kemudian dikenang dengan senyuman ..
ada yang harus beberapa kali ditulis, dibaca, kemudian menjadi bosan …

Pagi yang teduh, ,
seperti cerita yang terikat pada satu satuan waktu yang terurai dalam bayang keraguan ..
aku percaya, seperti kalian juga percaya, hanya saja kita selalu dibatasi sudut pandang ..

Selamat pagii harapan, selamat pagi kenangan ..
aku mengingat, teringat, diingatkan … tapi tak berarti aku akan terus mengenang ..
semua sudah berakhir begitu saja .. pada pagi yang begitu teduh …

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s