Yang Entah Bagaimana

Jika aku menulis, jika aku tidak menulis, jika aku mengatakan, jika aku tak mengatakan …..

menjadi begitu menyakitkan ketika kesadaran menarikku terus pada kenyataan. Pada yang sudah terjadi, yang tak mungkin diulangi. Karena setiap tindakan ternyata tak mampu membuat lebih yakin dari bait-bait kata …
tapi, bukankah tindakan adalah kata-kata yang paling benar???
hanya saja, kita, (aku), tak berhak untuk memaksa apa yang Anda baca dari tindakanku sama seperti apa yang aku maksud dengan melakukan tindakan-tindakan itu ..

Ah, mengapa menjadi begini rumit??
Andai semua bisa diringkas dengan mudah agar aku bisa lebih mudah mencerna. Tidak, aku bukan tak bisa menerima yang terjadi. Aku hanya belum selesai menerjemahkan semuanya. Dan aku tak punya banyak kosa kata untuk mengungkapkannya, semua habis, tercekat di sini. Tak ada yang bisa aku terjemahkan dengan sempurna, aku tak bisa, terlalu tak mengerti aku.

Apa pun itu, bagaimana pun itu terjadi dan kenapa pun itu terjadi.
Tidak perlu rasanya ada yang menjadi salah atau benar, menjadi lebih kasihan atau lebih bahagia, menjadi tokoh utama atau tokoh sampingan. Karena yang sakit, biarlah menjadi sakit dan yang bahagia biarlah bahagia. Begitulah hidup. Titik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s