Cerita Pagi Ini …

Pagi ini,,,

Rasanya bahagia sekali, melihat beberapa ekor ayam jago peliharaan bapak mengepak-epakkan sayapnya memamerkan kegagahan mereka sementara ayam-ayam betinanya seperti mencibir sambil mengamati anakan mereka yang berpiyek-piyek ria menikmati taburan menir dari ibuku.
Pagi ini terasa hangat, segelas kopi tergeletak pasrah dimeja, buatan ibuku, di rumah ini segala sesuatu buatan ibuku berarti milik umum. Aku berhak meminumnya, bapakku berhak, abangku berhak, ibuku tentu yang paling berhak, beda kalau itu kopi buatan abangku atau bapakku, aku harus izin dulu sebelum ikut menikmatinya. Pagi ini terasa hangat, lekat dan akrab.
Aku duduk didekat abangku yang mengotak-atik vespanya, sesekali ia menoleh heran padaku. Mungkin enak ya jadi vespa, tidak perlu repot-repot pusing dengan kehidupan, setiap hari diperhatikan pemiliknya. “Hidup adalah penderitaan,” kata Budha, dan manusia tidak bisa lepas daripadanya. Pagi ini terasa hangat, meski pun sedikit kosong, aku masih menikmatinya.

Pagi ini,,,

Aku melihatmu terduduk lesu di depan televisi, kamu masih mengenakan baju kerjamu. Matamu terlihat mengantuk, bekerja semalaman tentu membuatmu lelah, kasian sekali. Seorang wanita paruh baya menegurmu, menyuruhmu berganti baju dan menyiapkan sarapan untukmu. Siapa dia? Ibumu kah? mungkin iya. Wajah wanita itu tak mirip denganmu, mungkin kamu lebih mirip Bapakmu. kamu menyandarkan kepalamu di sofa, kamu mulai sibuk berkutat dengan handphonemu. Tentu kamu memberi kabar pada kekasihmu, aku masih sibuk mengamatimu.
Televisi dihadapanmu menayangkan acara musik, suka kah kamu? guyonan host-host acara yang kadang aku benci, kadang keterlaluan menurutku. Meski pun tak munafik, sesekali bahkan sering aku ikut tertawa dengan guyonan mereka tapi kadangkala aku muak. Aku muak dengan acara-acara televisi itu, semua cuma bohong, lambang betapa semakin busuknya negri ini. Kalau kamu? suka kah kamu?
Aku melihat kemudian kamu berdiri, masuk kekamarmu dan keluar setelah berganti baju. Kenapa rapi sekali kamu? mau kemana? Owh, tentu ketempat kekasihmu. Kenapa pagi-pagi begini? bodoh, kenapa aku masih bertanya, untuk wanita tercintamu tentu kamu sedia waktu 24 jam. Kamu keluar rumah dan pergi, aku tak bisa melihatmu lagi.

Apa yang kamu rasakan setiap bangun pagi? aku kadang ingin bertanya, tapi tak pernah sempat sampai waktu tak memberiku kesempatan sama sekali. Apa yang pertama kali kamu ingat saat pagi menjemputmu? apa pun itu, aku harap pagimu selalu terasa hangat.

Pagi ini,,,

Dia duduk didepan rumahnya cemas, sepeti menunggu sesuatu, aku tak tahu. Rambutnya panjang tergerai, manis sekali, tapi tatapannya gelisah. Seekor kucing mondar-mandir dibawah kakinya yang ia ayun-ayunkan. Sesekali matanya melirik handphone ditangannya, kemuadian mukanya akan bertambah masam ketika tak melihat apa yang ia harapkan.

Seorang laki-laki berkumis yang mulai memutih keluar dari rumah, terlihat menyuruhnya masuk ke rumah tapi ia menolak. Ia memandang lurus ke jalan, mengharap sesuatu, entah apa, mungkin kamu. Dan wajahnya berubah berbinar ketika handphonenya bergetar, ada namamu disana, dia begitu bahagia, aku ikut tersenyum melihatnya. Ia masuk kerumah, kucingnya ikut tergesa mengikuti langkah riangnya. keluar dari kamar ia sudah terlihat semakin manis, sebuah jepit menghiasi rambutnya. Ia terlihat bercakap-cakap dengan seorang yang mungkin ibunya, aku tak mendengar yang mereka bicarakan, aku asyik mengamati keriangannya. Ia melangkah keluar setelah mencium tangan ibunya.

Kamu sudah ada dihalaman rumahnya, lihatlah, wajahnya begitu riang menyambutmu, aku ikut tersenyum. kamu pun tersenyum senang, cepat ia duduk dimotormu, memelukmu dari belakang, kalian tersenyum, mulai mengobrol.kemudian kalian pergi, entah kemana, aku tak melihat lagi. Aku tersenyum melihat kalian dan ikut pergi karena tak ada yang bisa kuamati lagi.

Pagi ini,,,

Pagi selalu memberi kita cerita-cerita yang berbeda. Sekarang atau yang akan terlewat mungkin akan berubah, mungkin akan terasa asing, tapi beberapa hal tak akan pernah berubah.

Iklan

2 thoughts on “Cerita Pagi Ini …

  1. rheyvana berkata:

    pagi-pagi kok liat ayam hahaha 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s