menangis

Kadangkala aku bertanya, untuk apa aku menangis ?.. untuk mendapatkan apa?
jalanan sudah lama penuh lampu-lampu yang terasa asing, ramai, orang-orang berdesakan berteriak, entahlah , ,
tapi dalam kamar, dalam sendiri dibalik pintu kayu yang tak kamu kenal ,,
aku bertanya. Kenapa aku harus menangis??
pepohonan masih hijau menggelap disana, masihkah kamu ingat hari itu, kamu duduk disampingku, kita saling bercerita, tertawa, mesra,,
kembali aku kedalam kamar ini, berkaca pada waktu yang riak menertawakan,,
lalu, kenapa aku harus menangis??
aku tak lagi merasakan apa pun, daun-daun basah telah mongering, tinta-tinta telah tercecer kini …
kadangkala aku masih bertanya, kenapa aku harus menangis??
jika tak ada yang berhak aku tangisi, jika tak ada yang kudapat kemudian setelah aku menangis ..
dan kenapa, aku masih saja menangis???

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s