Senja Sore Ini

Melihatkah kamu? perlahan warna langit berubah keemasan , jingga yang maniss … atau kamu terlalu sibuk hingga tak memperhatikan senja hari ini??

Senja sore ini, aku ingin mengeja senja sore ini dan menceritakannya padamu .. bisakah kamu dengar????
Sebentar lagi, senja yang maniss akan begitu saja terlewat, mungkin tak menyisakan apa pun . Kadang keindahan memang terlewat begitu saja, dan terlupa, terganti dengan keindahan lain, seperti senja sore ini, yang akan terganti oleh senja-senja hari esok …
Tapi ada sesuatu yang ingin aku eja dari senja sore ini … tak kah kamu merasa? senja sore ini terlihat sedikit riak? adakah ia menertawakanku?

Senja sore ini, aku ingin mengeja senja sore ini dan menceritakan padamu … mungkinkah kamu merasa??
Aku menitipkan pada senja sebait doa untukmu, dan senja menjadikannya warna keemasan sore ini, tau kah kamu? jingga itu adalah doaku untukmu. Dan senja sore ini mengeringkan air mataku. adakah kamu mendengar ceritaku??? hari sebentar lagi menjadi gelap, lihatlah senja sore ini agar kamu merasakannya.. merasakan jingga yang membawa doaku … .

Senja sore ini, telah kucoba mengejanya dan menceritakan padamu,, benarkah tak teraba olehmu???
mungkin kamu tak akan pernah merasa dan mendengar, tak mengapa, aku tetap berterimakasih pada senja sore ini yang telah menorehkan jingganya yang indah dilangit yang memayungimu …

Dan senja terlewat begitu saja, betapa pun andah dia, memang harus terlewat, aku tak bisa mengikatnya, tak bisa menahannya untuk tetap menjadi begitu indah … semua memang akan dan harus berlalu ..

Tersenyumlah, senja hari ini terlalu indah jika harus dilewati dengan kesedihan .. karena langit telah melakukan yang terbaik untuk menghibur kita ,,

 

 

Iklan

Cerita Pagi Ini …

Pagi ini,,,

Rasanya bahagia sekali, melihat beberapa ekor ayam jago peliharaan bapak mengepak-epakkan sayapnya memamerkan kegagahan mereka sementara ayam-ayam betinanya seperti mencibir sambil mengamati anakan mereka yang berpiyek-piyek ria menikmati taburan menir dari ibuku.
Pagi ini terasa hangat, segelas kopi tergeletak pasrah dimeja, buatan ibuku, di rumah ini segala sesuatu buatan ibuku berarti milik umum. Aku berhak meminumnya, bapakku berhak, abangku berhak, ibuku tentu yang paling berhak, beda kalau itu kopi buatan abangku atau bapakku, aku harus izin dulu sebelum ikut menikmatinya. Pagi ini terasa hangat, lekat dan akrab.
Aku duduk didekat abangku yang mengotak-atik vespanya, sesekali ia menoleh heran padaku. Mungkin enak ya jadi vespa, tidak perlu repot-repot pusing dengan kehidupan, setiap hari diperhatikan pemiliknya. “Hidup adalah penderitaan,” kata Budha, dan manusia tidak bisa lepas daripadanya. Pagi ini terasa hangat, meski pun sedikit kosong, aku masih menikmatinya.

Pagi ini,,,

Aku melihatmu terduduk lesu di depan televisi, kamu masih mengenakan baju kerjamu. Matamu terlihat mengantuk, bekerja semalaman tentu membuatmu lelah, kasian sekali. Seorang wanita paruh baya menegurmu, menyuruhmu berganti baju dan menyiapkan sarapan untukmu. Siapa dia? Ibumu kah? mungkin iya. Wajah wanita itu tak mirip denganmu, mungkin kamu lebih mirip Bapakmu. kamu menyandarkan kepalamu di sofa, kamu mulai sibuk berkutat dengan handphonemu. Tentu kamu memberi kabar pada kekasihmu, aku masih sibuk mengamatimu.
Televisi dihadapanmu menayangkan acara musik, suka kah kamu? guyonan host-host acara yang kadang aku benci, kadang keterlaluan menurutku. Meski pun tak munafik, sesekali bahkan sering aku ikut tertawa dengan guyonan mereka tapi kadangkala aku muak. Aku muak dengan acara-acara televisi itu, semua cuma bohong, lambang betapa semakin busuknya negri ini. Kalau kamu? suka kah kamu?
Aku melihat kemudian kamu berdiri, masuk kekamarmu dan keluar setelah berganti baju. Kenapa rapi sekali kamu? mau kemana? Owh, tentu ketempat kekasihmu. Kenapa pagi-pagi begini? bodoh, kenapa aku masih bertanya, untuk wanita tercintamu tentu kamu sedia waktu 24 jam. Kamu keluar rumah dan pergi, aku tak bisa melihatmu lagi.

Apa yang kamu rasakan setiap bangun pagi? aku kadang ingin bertanya, tapi tak pernah sempat sampai waktu tak memberiku kesempatan sama sekali. Apa yang pertama kali kamu ingat saat pagi menjemputmu? apa pun itu, aku harap pagimu selalu terasa hangat.

Pagi ini,,,

Dia duduk didepan rumahnya cemas, sepeti menunggu sesuatu, aku tak tahu. Rambutnya panjang tergerai, manis sekali, tapi tatapannya gelisah. Seekor kucing mondar-mandir dibawah kakinya yang ia ayun-ayunkan. Sesekali matanya melirik handphone ditangannya, kemuadian mukanya akan bertambah masam ketika tak melihat apa yang ia harapkan.

Seorang laki-laki berkumis yang mulai memutih keluar dari rumah, terlihat menyuruhnya masuk ke rumah tapi ia menolak. Ia memandang lurus ke jalan, mengharap sesuatu, entah apa, mungkin kamu. Dan wajahnya berubah berbinar ketika handphonenya bergetar, ada namamu disana, dia begitu bahagia, aku ikut tersenyum melihatnya. Ia masuk kerumah, kucingnya ikut tergesa mengikuti langkah riangnya. keluar dari kamar ia sudah terlihat semakin manis, sebuah jepit menghiasi rambutnya. Ia terlihat bercakap-cakap dengan seorang yang mungkin ibunya, aku tak mendengar yang mereka bicarakan, aku asyik mengamati keriangannya. Ia melangkah keluar setelah mencium tangan ibunya.

Kamu sudah ada dihalaman rumahnya, lihatlah, wajahnya begitu riang menyambutmu, aku ikut tersenyum. kamu pun tersenyum senang, cepat ia duduk dimotormu, memelukmu dari belakang, kalian tersenyum, mulai mengobrol.kemudian kalian pergi, entah kemana, aku tak melihat lagi. Aku tersenyum melihat kalian dan ikut pergi karena tak ada yang bisa kuamati lagi.

Pagi ini,,,

Pagi selalu memberi kita cerita-cerita yang berbeda. Sekarang atau yang akan terlewat mungkin akan berubah, mungkin akan terasa asing, tapi beberapa hal tak akan pernah berubah.

empat aikens

ini kami,,, entah sejak kapan dan siapa yang memulai kami menyebut kami empat aikenss ,, bukan, kita gag ada niat buat nyontek 7 icon, apalagi buat nyaingin,, it’s imposible dude .. wakakaka ,,
hal terburuk yang harus kami sadari bahwa kami adalah aiken buruk dalam beberapa hal, misal kami adalah aiken buruk paling sering kena marah dosen, soal ini gue sendiri heran, kenapa sih harus selalu kami??? kenapa gag anak laen yang kena marah dosen ,, perasaan gue kalem banget dikelas ,, yah, karena gue selalu tidur di kelas ,, ini adalah aiken buruk yang harus gue tanggung ,, gue gag pernah pengen ngantuk dikelas,, jangan dipikir gue sengaja buat tidur,,

oke, gue bakal cerita tentang tiga sahabat gue ini ,, (ini pake kaca mata gue so kalo sedikit salah sorii ya :p)

Pertama, yang berdiri itu namanya gembul(bukan nama sebenarnya) .. sebenernya gue gag tau sohib gue ini dulu pas mamahnya hamil dia nyidam apa kok bisa ngelahirin anak kayak dia gitu ,, heran sih dulu pas pertama kenal ama dia kok mau-maunya dipanggil Gembul, nama lain kek, seksi kek, bahenol kek, ya boong demi kebaikan gag papa ,, haha ,, but, she is so funny, gue suka sahabatan ama dia (gag ada orang lain yg mau jadi sahabat gue ), kita sering ngetawain hal-hal konyol, saling ngehina dan kita selalu berusaha membuat hal jadi sesimple mungkin ..

Kedua, yang disamping kiri gue (gue yg pake jilbab ijo), namanya dila ,, satu hal yang gue tangkep sejak pertama kenal dila, dia lemot abis, bukan, dia gag bego, soal pelajaran mah dia kayaknya yang paling jago diantara kami,, tapi dia itu polos banget men … heran gue ,, misalnya nih, kita lagi becandaan, ntar dia bakal jauh bikin cerita sendiri dan gag nyambung ,, weewww ,, zonkk banget rasanya …
satu lagi, dia suka banget ngezombiee, kalo lagi pada ngobrol tiba-tiba bengong sendiri, kayak punya dunia sendiri, hiiyy ,, gue curiga kalo dia itu sebenernya kelainan jiwa ,, hahaha ,,,

Terakhir, yang pake kerudung merah ,, she is Unge ,, mmmm ,, gimana ya, okewh, gue emang paling sering debat ama dia.. kenapa? karena kita berdua gag mau ada yang ngalah ,, haha ,, tapi, gimana pun kita sering berantem selama ini selalu bisa akur lagi ,,
Unge gag bisa bahasa jawa, sedih deh, kalo dideket dia dan ada orang ngomong jadi bahasa jawa bersiaplah menjadi translatter buat dia ,, haha ,, satu hal, dia suka korea banget, tadinya gue suka pusing dengerin musiknya, eh kesini-sini malah gue ikut demen ,, hahaha

dan itu kami, emang, gag cuma sering kami gag sepaham ,, gag ada orang yang sama dalam berpendapat, , yang gue tahu, yang penting kita selalu membuka hati selebar-lebarnya buat jadi orang bijak ,, gag gampang marah dan berpikiran sempit ..

Pantai Drini

 

ini pas jalan-jalan kepantai beberapa waktu lalu bareng temen-temen lainnya …
jadi gitu deh gue sama sahabat-sahabat gue, banyak cerita si, yang lucu, sedih, horor, dramatis, sinetronis dan lain0lain ,, gue ceritain lagi kapan-kapan ,,

ponakan kembar .. .

ponakan kembar gueee

ini ponakan kembar guee ,,, namanya safa ama marwa .. yang gendut namanya marwa, yang kurus safa …
wakakaka ,, lucu deh, kalo mereka gue bawa maen kagak ada yang percaya kalo mereka kembar … gue nyampe kadang harus ngotot buat ngeyakinin keorang-orang kalo mereka kembar,,, kayaknya besok-besok gue musti bawa akte lahir mereka deh biar menguatkan orang-orang kalo mereka kembar …

Sumpah deh. mereka itu aneh-aneh banget .. gini yang marwa (si gendut) kan takut sama ayam, aneh kan? heran gue kenapa bisa dia takut sama hewan seunyu ayam .. nha, tiap kali gue ajak jalan keliling kampung tuh si safa selalu sibuk mengamankan jalan buat marwa biar gag ada serangan ayam .. salut guee ,, aduh safa, padahal tiap hari jatah jajan lo selalu dikorupsi ama marwa tapi tetep aja lo setia kembar banget .. (kalo ama temen kan setia kawan, kalo safa setia kembar) …

pas gue nulis ini, mereka lagi disebelah gue ,, abis mandi sore .. mereka selalu wangi kalo abis mandi, tapi lima menit kemudian, ancurr deh, susah-susah emak gue mandiin mereka abis itu kotor lagi ,,,

tau gag? mereka itu so sweet banget tauk sama gue, secara gue ini tante kebanggan mereka, gimana kagak kebanggan, selain gue gag ada yang mau njagain mereka seharian (percaya apa gag, 2 pembantu udah angkat tangan dan memilih meninggalkan mereka karena saking gag kutnya) .. gini nih so sweetnya, misal gue lagi bete ya, murung gitu (biasanya kalo lagi gag punya duit) mereka dengan senang hati bakal ngasih gue duit hasil ngambil dari dompet emak gue .. haha .. so sweet ya???

usia mereka 3 tahun sekarang, masih terlalu muda buat ngomongin soal jodoh ,,, wuakakakakaka ,,, tapi suatu saat nanti kalo mereka dewasa gue berharap mereka dapet cowo-cowo yang baik dan kuat sama kelakuan mereka ..

safaaa .. marwa … tante sayang deh sama kalian,,, jangan ribut terus deh, tante capek marah-marah mulu .. gelas ama piring dirumah tante udah abis tante lempar-lemparin kok kalian gag kapok-kapok si .. haha

hari pertama liburr ..

yapp .. . hari ini hari pertama libur semester, hari baru semangat baru .. semboyan lama yang suusah banget dijalanin karena pada kenyataannya hari ini masih menyisakan hari kemarin .. ibaratnya abis makan duren dan abis itu buat makan roti tawar, percaya deh tu roti tawar jadi rasa duren .. . nha, kalo duren si enak, yang gag enak tu kalo abis makan obat, paitt, buat makan apa juga abis itu masi gag enak .. masi krasa paitnya .. gitu juga kan hidup ini ..
jiahhh ,, jadi ngomongin soal makan ,, kembali lagi soal liburan semester ..
apa yang menarik dari liburan semester? ? maen ke luar kota? ke luar pulau? keluar negeri?? ini masalah soal budget teman .. ya seberapa banyak budget yang kalian punya, tapi kalo gag ada budget, tenang aja deh, rumah pun bisa jadi tempat liburan yang asikk ..
sayangnya, sedihnya, guee gag bisa nikmatin liburan dengan senang disini, dirumah gue. kenapa? permasalhannya bukan rumah guee, tapi di Purworejo ini, gag ada yang menarik man .. bukan karena disini gag ada mall,, gue gag suka maen ke mall, tapi disini gag ada perpustakaan,, , heran gue, kenapa sih budaya membaca gag didukung sama pemerintah? gimana anak bangsa mau berkembang.. .

ini yang bikin kangen sama Jogja, gue sama sekali gag mau ngebandingin dua kota yang tentunya sangat berbeda ini, semua tempat punya kelebihan dan kekeurangan sendiri-sendiri .. . tapi perpustakaan? harusnya Purworejo punya. Gag ada alasan buat gag punya perpustakaan, ah, inget banget gue pas gue ke perpustakaan Kota Jogja, ada ibu bawa anaknya buat ke perpustakaan .. menarik banget kan? coba gue bisa bawa ponakan-ponakan gue keperpustakaan, ngenalin banyak buku ke mereka ..

Barusan babe gue baca tulisan ini, katanya “ada kok, di Kutoarjo, di Kawedanan.” .. oke deh, tapi kenapa harus di Kutoarjo? kenapa di Kabupaten gag ada?
coba pemerintah lebih perhatian, perpustakaan gag cuma harus ada di sekolah .. coba pemerintah mau sedikit nyisihin pendapatan daerah buat kecerdasan anak-anaknya ..
banyak yang bilang ke gue kalo Purworejo itu kota mati, gag ada yang bisa dibanggain, jelas dong gue gag trima tempat yang ngebesarin gue yang jadi saksi dari gue bayi orok nyampe segini gede dikatain begitu, tapi emang kenyataannya begitu, ngenes gila ,, jalanannya ancur, tempat wisata gag ada yang keurus, apa yang bisa dibanggain? kita cuma bisa banggain durennya doang kalo lgi panen. selain itu? nothing.

Padahal gue yakin banget kalo Purworejo punya potensi buat jadi tempat yang menarik. Tempat menarik bukan harus yang ada mallnya, beberapa orang sering berfikiran kemenarikan sebuah tempat tergantung berdirinya sebuah mall disana. Menurut gue enggag. Menurut gue tempat yang menarik itu yang nyaman, yang menyediakan fasilitas-fasilitas buat bersama .. bukan fasilitas yang cuma bisa dinikmati segelintir orang doang.
Eits, ni Babe ngikut baca tulisan gue, ikut ketawa dan kayaknya ikut prihatin. Emang kita harus prihatin sama keadaan yang gag ada perhatian-perhatiannya sama kecerdasan generasi penerus.
Ponakan-ponakan gue itu, harusnya gag cuma maen mandi bola, naek kuda-kudaan, harusnya mereka mengenal perpustakaan.

Tapi, tunggu dulu, jangan-jangan di Purworejo ada perpustakaan ( yang bukan di Kutoarjo tentunya) tapi gue gag tau?

menangis

Kadangkala aku bertanya, untuk apa aku menangis ?.. untuk mendapatkan apa?
jalanan sudah lama penuh lampu-lampu yang terasa asing, ramai, orang-orang berdesakan berteriak, entahlah , ,
tapi dalam kamar, dalam sendiri dibalik pintu kayu yang tak kamu kenal ,,
aku bertanya. Kenapa aku harus menangis??
pepohonan masih hijau menggelap disana, masihkah kamu ingat hari itu, kamu duduk disampingku, kita saling bercerita, tertawa, mesra,,
kembali aku kedalam kamar ini, berkaca pada waktu yang riak menertawakan,,
lalu, kenapa aku harus menangis??
aku tak lagi merasakan apa pun, daun-daun basah telah mongering, tinta-tinta telah tercecer kini …
kadangkala aku masih bertanya, kenapa aku harus menangis??
jika tak ada yang berhak aku tangisi, jika tak ada yang kudapat kemudian setelah aku menangis ..
dan kenapa, aku masih saja menangis???